Game of Law by Abigail Prasetyo

Game of Law

Kezia Jovita Iswandi
Lack of future. No inspiration. Everything has been settled in life.

Ketiga hal itulah yang melekat pada diri seorang Jovita. Mahasiswa tingkat pertama di fakultas hukum. Satu-satunya alasan utamanya kuliah hanyalah untuk untuk mendapatkan gelar serta menjauh dari musuh bebuyutannya, Devi. Nahas, seolah dewi fortuna tidak berpihak padanya, dia malah satu fakultas lagi dengan Devi dan terjebak dalam permainan yang dibuat Devi.

“Gue mau lo bawa kakak tingkat, the most eligible one to be your date on dies natalis,” kata Devi.


Age Kurniawan
Future advocate. Full of achievement. Most eligible bachelor on faculty of law.

Hal inilah yang semua orang katakan jika sudah mendengar namanya disebut. Hanya Jovita yang tidak menganggapnya demikian. Mahasiswa tingkat akhir yang sedang dalam proses penulisan skripsi, idola semua mahasiswi di fakultas hukum, dan paling tidak suka dengan orang malas dan tidak punya tujuan hidup seperti Jovita.

Namun, semuanya berubah ketika Age mendapatkan serangan-serangan yang mungkin bisa disebut cinta. Apalagi, ketika Age sudah menyatakan bahwa dirinya sudah melupakan perempuan masa lalunya.

“Dia cuma bagian dari masa lalu gue. Tapi, lo adalah bagian dari masa depan gue,” kata Age di hadapan Jovita.

Apakah perasaan benci itu bisa berubah dengan mudah melalui serangan-serangan “cinta”?

Will this be another happily ever after ending?


Game of Law by Abigail Prasetyo
Link download belum tersedia, eBook ini direquest oleh Joshepine

#Request #Abigail Prasetyo 2020
  • 478